Pekarangan dan Rumahku
Kamis, 30 Juli 2015
Jumat, 13 Februari 2015
Cerita Tentang Sarimi Dengan Sarimin
Pada suatu hari,
disebuah gubuk tua hiduplah seorang anak bernama...??? kasih tau gak
ya..,,bernama SARIMIN!! Dia merupakan anak dari keturunan orang kaya. Ayahnya
memiliki beberapa perusahaan besar. Salah satu perusahaan yang terkenal adalah
PT SARIMI ISI DUA..., seperti diiklan ayu tong-tong. Perusahaan ini terletak di
jalan Kurang Maju No 32, Kel.Kurang Mundur, Kec/Kab. Maju Mundur. Sebuah nama
daerah yang sangat unik bukan??
Asal punya usul
ternyata nama SARIMIN diambil dari nama perusahaan ayahnya yang terkenal, yaitu
PT SARIMI. Tapi ada yang sedikit aneh dari nama itu. Nama perusahaan tidak ada
huruf N dibelakangnya. Kenapa ya?? Ada yang bisa jawab? Kalau sudah ketemu
jawabannya kirim ke 6288. Jangan lupa yang banyak. Hahaha
Kembali ketopik
permasalahan, ternyata setelah diselidiki lebih lanjut oleh Tim Densus 88 anti
teror, ternyata huruf N yang menjadi misteri sekaligus jadi trending topik
diberbagai jejaring sosial baik twitter maupun facebook akan segera
terpecahkan. Hal itu didasarkan pada bukti-bukti yang telah dikumpulkan oleh
pihak kepolisian. Dari berbagai bukti tersebut, pihak kepolisian menyimpulkan
bahwa huruf N yang terdapat pada nama SARIMIN hanya sekedar bentuk kretivitas
ayahnya saja agar tidak sama seperti nama perusahan PT SARIMI.
Demikian
CERSAPEN (cerita sangat pendek) serta investigasi kami mengenai asal-usul nama
SARIMIN. Bila anda penasaran dan ingin mengetahui lebih lanjut
kejadian-kejadian apa saja yang terjadi berikutnya, bisa membeli produk mie
bermerek SARIMI ditoko-toko terdekat anda. Saya beri tips terlebih dahulu,
kalau mau beli jangan ditoko bangunan.
Kegagalan Yang Tertunda
08.50
22-07-2014
Harapan
dan Impian
Harapanku dibulan ramadhan ini (1435 H) semoga lolos seleksi Ujian
Mandiri UNY. Ini mungkin satu-satunya kesempatan dan harapan bagiku untuk bisa
masuk ke Universitas Negeri. Aku tahu bahwa pada kesempatan lain aku tidak
mampu lolos. Saat itu baik melalui SNMPTN maupun SBMPTN keduanya gagal. Mungkin
waktu itu saat akan menghadapi detik-detik ujian tulis SBMPTN aku kurang
persiapan. Padahal tersedia waktu sekitar 1 bulan lebih untuk mempersiapkan
segala hal dengan baik. Tapi, aku malah menyiakan kesempatan dan peluang yang
datang. Kini rasa sesal dalam diriku mulai terasa sejak pengumuman hasil
seleksi SBMPTN yang kubuka melalui
website.
Sebelumnya, selesai berbuka puasa rencananya aku akan membuka pengumuman
lewat internet dengan alamat yang tersedia. Tentunya dengan terlebih dahulu
melaksanakan sholat maghrib. Tak lupa aku pun berdoa meminta kepada Yang Maha
Kuasa untuk memberikan hasil yang terbaik. Tapi apa boleh buat, takdir berkata
lain di website tertulis kalimat “maaf anda tidak lolos seleksi”. Dalam hati
kecilku perasaan kecewa mulai menyelinap, juga dengan orang tuaku yang aku
perhatikan ada rasa kecewa. Sejenak saya terdiam, merenungkan apa yang terjadi
seakan harapan dan tujuan hidup seakan sirna begitu saja. Namun aku tidak sendiri banyak teman seperjuangan yang
gagal seperti aku, mungkin mereka merasakan apa yang aku rasa saat melihat
pengumuman itu. Di sisi lain saya juga bersyukur teman-temanku ada yang lolos
di PTN yang diinginkan. Mungkin ini jalan terbaik yang Tuhan berikan kepadaku,
untuk selalu berusaha dan berdo’a.
Sekarang waktunya untuk move on dan
bergerak kedepan jangan berdiam diri yang hanya membuang waktu tidak jelas,
lupakan saja apa yang sudah terjadi. Anggap kegagalan itu sebagai keberhasilan
yang tertunda. Toh, masih adu Ujian Tulis mandiri yang dilaksankan setelah hari
Raya Idul Fitri ini. Aku harus mempersiapkan semaksimal mungkin untuk bisa
mengerjakan soal-soal UM yang terasa
sulit bagiku. Semoga saja harapan dan impianku bisa dimulai setelah pengumuman
hasil UM. Bisa lolos dan masuk PTN favorit, agar terus berjuang menjalankan
hidup yang lebih bermakna.
Amin Ya
Robbal’alamin.
Secara pribadi
aku juga mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1435 H Minal Aizdin wal
Faizdin Mohon Maaf lahir dan batin
kepada orang terdekatku dan semua umat
muslim.
Senin, 26 Januari 2015
Minggu, 25 Januari 2015
Pembawa Acara Peringatan Maulid Nabi Muhamad SAW
Assalamu’alaikum Wr.
Wb.
Yang terhormat Bapak Kepala SMP
Negeri 2 Kebumen dan Ketua Komite SMP Negeri 2 Kebumen yang saya hormati, serta
karyawan-karyawati dan tak lupa kakak-kakakku kelas 9, teman-temanku kelas 8,
dan adik-adikku kelas 7 yang saya sayangi.
Pertama-tama mari kita
memanjatkan do’a dan mengucapkan syukur kehadirat Allah SWT yang telah
melimpahkan rahmat, taufik, hidayah, serta inayah-Nya kepada kita sehingga kita
dapat berkumpul bersama pada acara ini.
Hadirin yang berbahagia, perkenankan
saya untuk membacakan susunan acara sebagai berikut:
1.
Pembukaan
2.
Prakata panitia penyelenggara
3.
Sambutan-sambutan dari: Kepala SMP Negeri 2
Kebumen
Komite SMP Negeri 2 Kebumen
4.
Kultum KH.Ismail
5.
Istirahat dan hiburan
6.
Do’a dan penutup
Hadirin yang saya hormati kita
mulai acara pertama, yaitu pembukaan yang akan dibacakan ayat-ayat suci
Al-Qur’an oleh teman kita Aditya, kepada saudara Aditya dipersilakan.
Terimakasih kepada saudara Aditya yang telah membacakan ayat-ayat suci Al-Qur’an.
Kita akan berlanjut ke acara berikutnya, yaitu prakata panitia penyelenggara,
kepada panitia dipersilakan. Demikian prakata panitia penyelenggara saya
ucapkan terimakasih. Selanjutnya acara sambutan dari Bapak Yuli Harnowo M.Pd,
kepada Bapak Yuli Harnowo dipersilakan. Demikian sambutan dari Bapak Yuli
Harnowo, M.Pd dan dilanjutkan sambutan dari Bapak KH. M Tahrir Masror, BA
dipersilakan. Demikian sambutan dari Bapak KH. M Tahrir Masror, BA saya ucapkan
terimakasih. Lalu kita lanjutkan acara berikutnya, yaitu kultum dari Bapak
KH.Ismail dipersilakan. Demikian kultum dari Bapak KH.Ismail saya ucapkan
terimakasih. Lalu kita lanjutkan acara berikutnya, yaitu istirahat yang diisi
dengan hiburan dari siswa-siswi SMP Negeri 2 Kebumen. Sampailah pada acara terakhir
yang akan dibacakan do’a oleh guru kita Bapak H.Sukimin, kepada Bapak H.Sukimin
dipersilakan. Terimakasih kepada Bapak H.Sukimin yang telah membacakan do’a dan
berakhir pula acara ini. Semoga acara ini dapat bermanfaat bagi kita semua.
Jika ada tutur kata dari saya yang tidak berkenan dihati, saya mohon maaf. Mari
kita tutup acara ini dengan bacaan hamdallah.
Alhamdulillah Hirabbil’alamin.
Wassalamu’alaikum
Wr.Wb.
Jumat, 23 Januari 2015
Tulisan Zaman SMP
“SEPAK BOLA”
Seperti biasa, pagi itu sawah di
desaku sangat cerah. Langit begitu biru dan bersih. Tak ada awan, tak ada
kabut, tak ada angin, tetapi udara masih juga dingin. Matahari putih dan silau
mulai menyinari persawahan di desaku. Semula sepi. Aku diam termenung, tiada
kawan, tiada teman. Alam terasa senyap dan sunyi. Tetapi dalam kesunyian itu
teman-temanku datang menghampiriku, mengajaku bermain bola di sawah yang sudah
dibuat menjadi lapangan sepakbola oleh aku dan teman-temanku. Aku menerima tawaran
mereka dengan senang hati, karena aku sendiri suka sekali bermain bola.
Walaupun sawah yang dijadikan
lapangan sepak bola tidak begitu halus seperti GBK (Gelora Bung Karno) tapi aku
dan teman-teman sangat senang bisa bermain bola yang lapangannya kami buat
sendiri. Pertandingan akan dimulai, tiap tim terdiri dari 7 orang. Aku
beranggota dengan Dani, Wahyu, Fian, Egi, Doni, dan Aji.
Pertandingan pun dimulai dari tim
lawanku. Aku yang menjadi andalan langsung berlari merebut bola yang sedang
dibawa oleh salah satu lawanku.
“hee.. umpan langsung ke depan!” Teriak dani padaku.
Aku pun langsung menendang bola ke depan, dengan tenangnya
Dani menerima umpanku dengan baik dan lansung menendang ke pojok kanan gawang
dan langsung menghasilkan gol.
“gol-gol....!!!” teriak Dani sambil berlari dan melepas
baju.
Setelah gol pertama lahir,
permainan semakin ketat dan sengit. Temanku yang menjadi andalan dari tim lawan
berhasil membobol gawang timku yang dijaga oleh Egi. Pertandingan pun semakin
ramai.
“Don... oper sini!!” kata wahyu kepada Doni.
Doni pun langsung mengoper pada Wahyu.
“Wahyu, umpan ke depan!” teriak Fian.
“baik, ini terima bolanya!
Balas Wahyu.
Fian yang tidak dijaga langsung
berlari ke depan untuk menerima umpan dari Wahyu dan langsung menendang ke gawang
dan akhirnya....?
“gol-gol...!!! teriak Fian sambil berlari mengelilingi
lapangan.
Matahari yang semakin tinggi
membuat pertandingan tidak menarik dan terasa membosankan. Akhirnya teman-teman
sepakat mengentikan pertandingan.
“teman-teman kita lanjutklan besok saja pertandingannnya?
Kataku kepada teman-teman.
“baiklah” sahut teman-teman kepadaku.
Ketika aku dan teman-teman
berjalan meninggalkan sawah yang dijadikan lapangan sepakbola, tiba-tiba Doni
mengajaku dan teman-teman beli es. Merasa dibelikan dan terasa tenggorokan
terasa haus, aku dan teman-teman langsung menerima tawaran Doni.
Tulisan Masa
SMP
Tulisan Zaman SD
Jika Tumbuhan Hijau Tidak Ada
Pada musim kering banyak tumbuhan
yang merontokan daunnya. Ketika sepulang sekolah saya dan teman-temannya
melihat sekeliling lingkungan tapi semua pohon tidak ada daunnya semua
teman-teman andi mengatakan astaga! Kalau tidak ada daun padi kita tidak bisa
makan dan hewan-hewannya pasti bisa mati.
Karena teriknya matahari semua
air akan mengesat dan semua orang dan hewan pasti tidak akan minum dan makan.
Oleh karena itu semua orang harus menanam tanamannya karena tidak ada hujan dan
semua orang tidak bisa menanam tanamannya karena tidak ada hujan dan rasanya
tidak sejuk tapi terasa panas karena teriknya matahari.
Karena tidak ada daun sama sekali
mereka tidak bisa apa-apa makanpun tidak bisa dan minum. Kalau begini terus
mereka semua pasti akan mati dan hewan peliharaannya mereka juga mati.
Pengguguran pohon jati terjadi
pada musim kemarau panjang. Pada musim kemarau jarang terjadi hujan oleh karena
itu pohon jati membatasi penguapan air dengan cara menggugurkan daunnya. Jika
daun digugurkan maka penguapan akibat teriknya matahari berkurang sehingga
tumbuhan tidak mengalami kekeringan.
P 66
T 65
#Tulisan Zaman SD
Langganan:
Postingan (Atom)







